Umum

Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas: Momentum Satu Abad Kembali ke Muassis

222
×

Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas: Momentum Satu Abad Kembali ke Muassis

Sebarkan artikel ini

TAJUKWARTA.COM – Panitia Pelaksana Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyiapkan sebanyak 3.370 kamar untuk menampung ribuan peserta yang akan menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–30 Agustus 2026.

Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar Ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan seluruh kamar telah disiapkan di berbagai gedung di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Fasilitas tersebut dilengkapi pendingin ruangan serta toilet yang memadai guna memberikan kenyamanan bagi para muktamirin.

Advertisement
Advertisement

“Tambakberas siap menyambut para peserta Muktamar Ke-35 NU. Seluruh kebutuhan mulai dari akomodasi, konsumsi, tempat persidangan, transportasi, hingga pengamanan terus kami matangkan,” ujar Gus Ipul usai rapat koordinasi di Aula Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kamis (16/7/2026) malam.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU Prof. Mohammad Nuh, Sekretaris OC Amin Said Husni, jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), PWNU, PCNU, panitia lokal, serta para pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Menurut Gus Ipul, rapat koordinasi perdana itu bertujuan menyamakan persepsi seluruh unsur kepanitiaan sekaligus menyusun pembagian tugas menjelang pelaksanaan muktamar.

“Semua kebutuhan muktamar mulai kita petakan. Hasil rapat ini menjadi pedoman agar setiap bidang dapat bergerak sesuai dengan tugas masing-masing,” katanya.

Selain akomodasi, panitia juga menyiapkan konsumsi berupa tiga kali makan dan dua kali makanan ringan setiap hari bagi seluruh peserta. Berbagai kebutuhan teknis lain seperti lokasi persidangan, tempat pembukaan, transportasi, distribusi logistik, hingga pengaturan arus kedatangan dan kepulangan peserta juga terus dimatangkan.

Muktamar Ke-35 NU diperkirakan akan dihadiri ribuan muktamirin, warga Nahdliyin, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.

READ  Harga Telur di Jombang Terus Meroket, Tembus Rp29 Ribu/Kg, Pedagang Keluhkan Daya Beli Turun

Untuk memastikan keamanan selama pelaksanaan kegiatan, panitia akan melibatkan sekitar 200 hingga 400 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di kawasan muktamar.

“Pengamanan menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian muktamar berlangsung aman, tertib, dan nyaman,” ujar Gus Ipul.

Panitia juga terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jombang. Rapat koordinasi besar berikutnya dijadwalkan berlangsung dalam dua pekan mendatang, sementara koordinasi teknis antarbidang dilakukan setiap hari, baik secara langsung maupun virtual.

“Banyak dukungan yang kami terima. Ini menjadi modal penting agar Muktamar Ke-35 NU berlangsung sukses, tertib, membawa kegembiraan, sekaligus keberkahan bagi seluruh warga Nahdliyin,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU, Prof. Mohammad Nuh, menilai pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas memiliki makna historis karena menjadi momentum bagi NU yang telah memasuki usia satu abad untuk kembali bersilaturahmi kepada para muassis atau pendiri organisasi.

“Sudah 100 tahun, sekarang kita kembali kepada muassis. Karena lokasi muktamar berada di Tambakberas, ini sekaligus menjadi momentum untuk bersilaturahmi kepada para muassis,” ujar Prof. Nuh.

Ia menegaskan penghormatan kepada para pendiri NU harus diwujudkan melalui penyelenggaraan muktamar yang berlangsung sejuk, gembira, berkualitas, dan bermartabat.

“Kita semua sayang kepada orang tua. Bagi orang tua, yang tidak disukai adalah ketika anak-anaknya bertengkar. Karena itu, muktamar di tempat para muassis ini harus berlangsung gembira dan sejuk,” katanya.

Prof. Nuh berharap seluruh peserta mampu menjaga suasana persaudaraan selama muktamar tanpa mengurangi kualitas pembahasan maupun keputusan organisasi.

“Suasana muktamar harus sesejuk mungkin. Muktamar harus berkualitas, bermartabat, menyenangkan, dan guyub,” ujarnya.

READ  Fenomena Cairan Mirip Minyak di Bangkalan Ditutup Sementara, Warga Diminta Tidak Manfaatkan Sumur

Ia juga mengapresiasi keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas beserta seluruh panitia lokal yang dinilai menunjukkan semangat tinggi dalam mempersiapkan penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU.

“Kami dari SC mengapresiasi keluarga besar Bahrul Ulum. Semangat panitia luar biasa. Dengan kebersamaan ini, insyaallah muktamar dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (PYF)