Olah RagaUmum

Jakarta Lavani Livin Transmedia Kian Dekat Juara Usai Bekuk Samator

279
×

Jakarta Lavani Livin Transmedia Kian Dekat Juara Usai Bekuk Samator

Sebarkan artikel ini
Jakarta Lavani Livin Transmedia menutup final four proliga pekan pertama di Surabaya dengan kemenangan atas Surabaya Samator

TAJUKWARTA.COM – Jakarta LavAni Livin’ Transmedia sukses menutup pekan pertama Final Four Proliga 2026 dengan hasil manis. Bertanding di Jawa Pos Arena, Surabaya, pada Minggu (5/4/2026) malam, tim asuhan David Lee tersebut berhasil menumbangkan tuan rumah Surabaya Samator dengan skor meyakinkan 3-1 (23-25, 25-15, 25-16, 25-13).

Kemenangan ini membawa Jakarta LavAni bercokol di peringkat kedua klasemen sementara, membayangi juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi yang masih memimpin perburuan gelar putaran pertama Final Four.

Advertisement
Advertisement

Jalannya Pertandingan: Kebangkitan Sang Tamu
Surabaya Samator sebenarnya memberikan kejutan di awal laga. Tampil di hadapan pendukung sendiri, Samator bermain lebih tenang dan efektif pada poin-poin kritis. Set pertama pun berhasil mereka amankan dengan skor tipis 25-23.

Namun, keunggulan tuan rumah tak bertahan lama. Memasuki set kedua, pelatih LavAni, David Lee, merespons dengan perubahan strategi yang menekan lini pertahanan Samator. Hasilnya luar biasa; LavAni mendominasi total dan merebut set kedua dengan skor telak 25-15.

Dominasi LavAni berlanjut di set ketiga. Meski sempat terjadi kejar-mengejar angka di awal, intensitas permainan Samator perlahan menurun. LavAni menutup set ini dengan 25-16. Pada set penentuan, konsistensi LavAni makin tak terbendung. Samator yang sempat memberikan perlawanan hingga skor 8-8 akhirnya harus menyerah dengan skor mencolok 25-13.

Komentar Kedua Kubu
Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengakui keunggulan lawan dan menyoroti faktor mental para pemainnya yang mayoritas masih berusia muda.

“Pemain kami didominasi pemain muda, secara psikologis kurang matang dan terburu-buru. Akhirnya kita semua tahu, kita kalah lawan LavAni,” ungkap Hadi.

Senada dengan sang manajer, pemain Samator Jordan Santoso menyebutkan bahwa absennya pemain kunci seperti Rama cukup berpengaruh, meski ia tetap bangga bisa mencuri satu set dari LavAni. “Set pertama menang, akhirnya teman-teman bermain terburu-buru. Namun mengambil satu set melawan LavAni itu luar biasa,” ujarnya.

READ  Perkuat Ketahanan Pangan, Dirut Bulog Usulkan Transformasi Menjadi Lembaga Khusus atau Kementerian

Di sisi lain, asisten pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah suntikan motivasi besar bagi timnya, meski evaluasi tetap akan dilakukan.
“Set pertama kami kalah karena semua lini kurang maksimal. Tapi dengan kemampuan yang ada di tim, hari ini kami bisa mengambil kemenangan,” jelas Erwin. (ZVL)